Selasa, 10 April 2012























































Atas nama setan terkutuk semua insan sengsarakan hati sesatkan imani duri kebencian tertancap dalam hati perciklah dendam sanubari kesumat strategi.. setan.. terjerumus.. hitam.. (2x) Atas nama setan laknat semua insan goreskan amarah pecahkan hawa nafsu mulyakanlah murtad terhina kesalehan sebar ilmu hitam amalan kian bisu bangkitkanlah... strategi setan bunuhlah.. keimanan bangunlah.. kerajaan setan hancurkan.. altar tuhan demi nama setan racun semua insan tanam benih syirik tabur kedengkian siram rasa iri tumbuh akar setan petik kepahitan makna kehidupan semua terjerat.. nafsu pekat.. semua terjerumus.. surga hitam.. kehilangan tuhan masuk jurang neraka kehilangan arah buta norma agama (2x) strategy setan mulyakan setan strategi setan campakkan tuhan
Beserta tusukkan-tusukan angin Sangat terasa di seluruh ragaku Ingin aku berlindung Aku berharap kau mau menjadi tempat Dimana aku membutuhkan kehanga tan Untuk mencabut semua tusukkan ini Tapi kenapa kau tidak menoleh Seakan-akan tak peduli padaku Dinginnya sikapmu itu Membekukan seluruh hatiku Dan hancur oleh angin
Di malam yang kian hening Di tengah dingin yang menusuk kulit Membuat hati tak bisa bergeming Menghadapi cobaan yang kian membelit Di tengah malam yang sunyi Di kegelapan yang kian sepi Ku ingin teteskan air mata Menghadapi kesedihan yang terus menerpa Tapi kupercaya Dialah satu-satunya yang Maha Kuasa Yang bisa menentramkan jiwa Menenangkan hati yang berduka Aku tak ragu Dialah satu-satunya yang Maha Tahu Selalu terjaga dan tak pernah tertidur Melindungi hamba-hamba-Nya yang bersyukur
malam kembali menyapa menggayut indah dalam temaram mendekap dalam hening dan kelam malam kembali menghitam menelan cahaya dalam keremangan menyelimuti dunia dalam senyap malam kembali datang dalam hening menguluk salam menebar indah syahdu keheningan menyapa jiwa jiwa hampa memeluk tubuh tubuh rapuh malam kembali menyapa dalam heningnya menyeruak kelam dalam gelapnya tersembul hening mendekap doa doa dalam seksama bersimpuh lusuh dalam rindu menebar aroma doa laksana malam kembali menua deraian kata terangkai doa bersimbah kalah dalam asa merobek sendu tatkala pilu malam…. hening, sunyi, kelam dan pekat
Rasa ini menjalar jilati nafsuku Rasa ini menjalar bakar birahiku Rasa ini mejalar hampir membunuhku Berjuta lambung yang perih, berderet budaya kumuh Berserak ceceran berak, mengasah belati perak (xx) Mobil yang mewah, rumah yang megah Tumpukan sampah, segelas muntah Mobil yang mewah, rumah yang megah Jangan kau resah, biar kujarah aku jatuh cinta, pada penjarahan aku jatuh cinta, pada pembakaran Rantai aku, sumpal mulutku Ikat kuat dengan belenggu aku jatuh cinta... aku jatuh cinta... aku jatuh cinta... Back to (xx) Nyatakan cinta dengan lemparan batu Nyatakan cinta dengan sebotol molotov Nyatakan cinta dengan pembakaran Anjing setan babi edan Makan terus sampai kau kenyang Anjing setan babi edan Aku adalah hembusan nafas terakhirmu
Sendiriku menatap sunyi Sendiriku melangkah pergi Kucoba untuk berlari Mengejar semua Bayang ilusi... Melamunku Rasakan hati Melantunku syairkan mimpi Kucoba untuk bernyanyi Mengejar semua Bayang ilusi... Melayang terbang lewati malam Melayang tenang diatas awan Melangkah pelan lewati malam Melangkah pelan menggapai angan